Postingan

Mu(t)heNote: Untuk Malam Ini

Malam ini mungkin tak akan bercerita banyak. atau mungkin terkesan sedikit serius. hehe. Malam ini apa yang mengganjal di hatiku telah kuutarakan padanya. Sahabat... Selain itu, bicara tentang pekerjaan dan menjari kerja. Tidak muluk bawasannya akupun membutuhkan uang. semua orang butuh uang. ku baru sadar ternyata mencari uang itu mudah jika kau mau berusaha. Salh satunya menulis. bnyak sekli peluang menulis. lomba menulis dengan hadiah uang yang tak sedikit. bisahkah? Salam tulis, Mu(t)heSai

Mu(t)heNote: Untukmu Pulanglah

oleh Mutiara Kurniati ( Catatan ) pada 28 Januari 2013 pukul 19:26 "Semenjak dia pergi amak jarang buat makanan" ujar ibu temanku itu. "Oh" ujarku singkat "Untuk apa amak buat makanan kalau dianya nggak ada, dia juga nggak bisa makannya, mending di beli aja. Emh, Dulu kalian masih sering main kesini. Sekarang sejak semua kuliah semuanya sepi" sambung beliau. Beliau menarik napas sejenak. Lalu kembali berucap."Dia itu anak yang rajin sekolah, hujan deraspun dia tetap pergi sekolah, katanya dia sedang ujian mungkin dalam minggu ini tidak akan pulang. Sering dia pulang sabtu sore dan pergi kembali di hari minggunya. Emh, hanya semalam saja" beliau mengakhiri kalimatnya. Kutahu beliau sebenarnya tengah bersedih. Orang tua mana sih yang tidak sedih jika harus tinggal berdua saja di rumah. Pastinya kesepiankan? Dan beginilah kerinduan seorang ibu. Beliau yang kukenal rajin membuat makanan, kini tak lagi. Beliau membuat makanan semata...

Mu(t)heNote: Pesona JanganTakut Gelapmu

oleh Mutiara Kurniati ( Catatan ) pada 27 Januari 2013 pukul 22:00 Kau sudah besar ya. Rasanya baru kemarin aku melihatmu berdiri di panggung itu. Kau yang masih kecil. Sekarang ku masih disini. Masih melihatmu yang tengah bernyanyi diatas panggung itu. Menikmati alunan merdu gitar acoustikmu. Kini kau tengah bernyanyi merdu disana dengan lagu yang telah lama tak pernah ku dengar itu. Lagu yang telah kau aransment ulang. Taukah kau lagu anak-anak itu menjadi lagu favoritku...? Pesona jangan takut gelapmu...

Mu(t)heNote: Semua Terjawab, ini Hasilnya

oleh Mutiara Kurniati ( Catatan ) pada 20 Januari 2013 pukul 2:46 Assalamualaikum :) saya datang lagi kali ini di 1/3 malam di hari minggu (?) Beberapa bulan yang lalu saya masih SMA. Eh taunya udah kelas XII aja. Terus galau UN. Apalagi nunggu pengumuman kelulusan. Terus pengumuman yang menggalaukan itu keluar. LULUS! ALHAMDULILAH. . . . Terus belum sampai disitu aja. Masih banyak galau-galau yang lain. Galau Rio, Cakka, Sasuke, Sai, dan yang terakhir adalah Mikha Angelo lagi-lagi kelahiran 1997. Eh ini kok malah nyeleneh? Oke kita balik ke jalan yang lurus. Maksud saya itu galau bimbel. Terus galau TO di bimbel. Galau SNMPTN, galau milih jurusan apa, terus galau takut nggak dapat universitas negri. Wah ternyata saya ini galauers ya? Dan lagi-lagi Allahlah yang menjawab ke galauan saya. Ternyata semua yang saya takutkan tidak terjadi. Saya di terima di universitas negeri dengan jurusan yang saya suka. Maka nikmat tuhan mana lagi yang harus kamu dustakan? Etss, jang...

Mu(t)heNote:Tentang Negriku

oleh Mutiara Kurniati ( Catatan ) pada 17 Januari 2013 pukul 11:55 Jika boleh ku bermimpi, aku ingin membuat negriku sendiri. Negeri yang sesuai dengan imajinasiku. Jika boleh aku berandai-andai aku ingin berlayar ke samudra dan menemukan pulauku. Pulau yang tak terdeteksi di peta. Layaknya Nim Island. Kurasa pulau itu ada. Ia berada di Laut Barents utara Finlandia. Emh, atau di Laut Bering timur Alaska. Emh, kurasa aku telah menemukannya. Mochagi Island? Yah itu pulauku. Disana tak kan kau temui kemacetan seperti di negri ini. Tak ada banjir karena pulauku telah ku tata rapi. Saluran air yang besar tepat berada di bawahmu. Sepanjang kau berjalan di tanah Mochagi Island. Kereta listrik bawah tanah dengan kecepatan super cepat siap mengantarkanmu kemana saja. Kau juga bisa menaiki bolon udara berbentuk jamur beraneka bentuk yang bisa membuatmu terbang setinggi yang kau mau. Atau kau juga bisa menaiki kereta uap dengan nuansa klasik. Sepanjang perjalanan kau akan melihat n...

Mu(t)heNote: Seperti Dulu

oleh Mutiara Kurniati ( Catatan ) pada 1 Januari 2013 pukul 23:34 Kadang memori itu terbuka terlalu lebar. Seperti pintu yang kehilangan engselnya. Memori yang acap kali membuat rasa 'candu' pada diriku untuk menuliskannya. Karena membaca respond pujian yang menimbulkan rasa 'candu' itu. Rasa untuk memberikan yang lebih baik lagi. Seperti dulu yang selalu kurindukan. Gerbang 2013 telah terbuka. Aku ingin membuat tulisan lagi... Tulisan dari hati. Seberapa banyak yang dapat kuhasilkan tahun ini? Salam tulis, Mu(t)heSai

Mu(t)heNote: _ _ _ _ _

oleh Mutiara Kurniati ( Catatan ) pada 31 Desember 2012 pukul 22:57 Semua yang telah kita kerjakan pastinya berefek pada diri kita. Begitu pula denganku saat ini. Hei jangan berpikir yang macam-macam dulu. Kuberitahu saja ini bukan tentang acara bakar bakaran ataupun kembang api. Buku. Yap, banyak buku yang sudah ku beli tapi belum sempat kubaca. Dan saat libur seperti inilah waktu yang tepat. Seperti yang kukatakan tadi. Segala yang telah kita lakukan secara tidak langsung akan berefek pada diri kita. Lumayan banyak buku yang kubaca bertemakan sosok seorang ayah. Begitu pun buku yang baru ku baca tadi. Oleh karena itu spesial untuk malam ini di sela-sela bunyi kembang api yang mulai diluncurkan sebagai kembang api 'permulaan' di luar sana. Aku akan menceritakan sedikit tentang ayahku. Emh, dari novel yang kubaca dapat kusimpulkan. Ternyata banyak penulis yang memiliki cerita yang sama tentang mereka dan ayahnya. Di halaman awal-awal aku merasa salah satu kisah m...